Sejumlah pengunjung menyaksikan pesta kembang api di PRJ (ANTARA/Aprillio Akbar)

Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair Kemayoran (JFK) kembali menjadi magnet hiburan sekaligus destinasi belanja warga pada pertengahan tahun. Selama berlangsung pada 11 Juni hingga 12 Juli 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, ribuan stan menawarkan beragam produk mulai dari kuliner, fesyen, elektronik, hingga otomotif.

Memasuki penyelenggaraan ke-57, Jakarta Fair mengangkat tema “Jakarta Fair sebagai Wadah Pameran Multiproduk, Hiburan, dan Pertemuan Bisnis untuk Mendorong Perdagangan serta Investasi dari UMKM hingga Industri Nasional dan Internasional.” Ajang ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

Sebanyak 2.800 peserta dengan sekitar 1.800 stan turut meramaikan pameran tahun ini. Komposisinya terdiri atas 55 persen perusahaan swasta dan 45 persen pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia.

Tak hanya menghadirkan pusat belanja, Jakarta Fair juga menyuguhkan beragam hiburan seperti konser musik, wahana permainan, parade karnaval, pesta kembang api, hingga undian grand prize yang menjadi daya tarik bagi pengunjung setiap tahunnya.

Ragam Hiburan di Jakarta Fair 2026

Pengunjung dapat menikmati berbagai zona menarik, di antaranya pameran multiproduk dengan beragam promo, kawasan kuliner yang menghadirkan ratusan pilihan makanan, konser musik dari musisi ternama Indonesia, taman rekreasi keluarga, parade budaya, pesta kembang api, hingga kesempatan memenangkan hadiah mobil dan sepeda motor melalui undian grand prize.

Kuliner Jadi Stan Favorit

Berdasarkan survei Populix dalam laporan Strategic Event Evaluation of Jakarta Fair 2025, stan kuliner menjadi area yang paling ramai dikunjungi dengan tingkat kunjungan mencapai 87 persen. Pengunjung didominasi perempuan, Generasi Z, dan masyarakat yang berdomisili di Jakarta.

Di posisi kedua terdapat stan fesyen dengan tingkat kunjungan 40 persen. Produk pakaian dan aksesori banyak diminati oleh perempuan serta kalangan muda, terutama Gen Z dan milenial.

Sementara itu, stan elektronik dan gadget menempati posisi berikutnya dengan angka kunjungan sebesar 38 persen. Berbeda dari kategori fesyen, area ini lebih banyak menarik perhatian pengunjung laki-laki.

Produk perawatan kulit dan kosmetik juga menjadi salah satu kategori favorit dengan persentase kunjungan mencapai 37 persen. Mayoritas pengunjung berasal dari kalangan perempuan dan Generasi Z.

Kategori perlengkapan rumah tangga mencatat angka kunjungan sebesar 30 persen. Produk ini lebih banyak diminati oleh keluarga dan pengunjung yang telah menikah.

Di sisi lain, stan UMKM dan kerajinan tangan berhasil menarik 29 persen pengunjung. Menariknya, kategori ini lebih banyak diminati wisatawan yang datang dari luar wilayah Jabodetabek.

Pameran otomotif juga tetap menjadi daya tarik dengan tingkat kunjungan 27 persen dan didominasi pengunjung laki-laki. Sementara stan mainan anak memperoleh kunjungan sebesar 19 persen, terutama dari keluarga muda.

Adapun stan layanan keuangan dan perbankan menjadi kategori dengan tingkat kunjungan paling rendah, yakni sekitar 5 persen dari total pengunjung.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, Jakarta Fair berhasil menarik sekitar 5,9 juta pengunjung dengan nilai transaksi mencapai Rp7,3 triliun. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa Jakarta Fair tidak hanya menjadi ajang hiburan tahunan, tetapi juga salah satu penggerak roda ekonomi melalui aktivitas perdagangan dan promosi produk dari berbagai sektor. (POV/Jy)